BUKIT BIRAH PART 2

Cerita ini mungkin akal lebih menarik jika dituliskan beberapa hari setelah kami turun dari bukit tahun 2022.

Akan aku ceritakan kembali disini, semoga detail dan tetap terdengar menyenangkan....

Datang lagi ke bukit ini bukanlah suatu agenda yang jauh jauh hari kami rencanakan. Even dadakan yang dicetuskan malam itu juga oleh Alex di grup WhatsApp. Jam 10 malam kami start dari Banjarmasin menuju Kandangan lama menggunakan kendaraan bermotor. Registrasi sebentar, kemudian malam itu juga kami lanjut naik ke atas bukit menggunakan trek paling terjal.

Perjalan menuju puncak bukit pada malam hari ternyata sangat menyenangkan. Berjalan sambil bercanda bersama dan menunggu seorang teman yang kelelahan dan hampir pulang karena merasa tidak sanggup. Kami saling menunggu dan tidak mau kalau ada salah satu diantara kami yang tidak bersama sama sampai pada puncak bukit. Kami tunggu habibi sampai kuat wkwkwk

Setelah sampai diatas bukit kami dihadapkan dengan angin yang cukup kencang. Aktivitas mendirikan tenda menjadi lebih menantang dan menyenangkan. Dilanjutkan dengan menyalakan api dan istirahat sampai subuh.

Menikmati matahari pagi bersama dengan canda tawa sahabat tampol adalah suana pagi paling menyenangkan. Even ini sekaligus juga perpisahan karna kami akan melanjutkan masa depan kami masing masing. Sidang Tugas akhir selesai kami lakukan. Dan perjalanan ketempat ini adalah moment bersejarah untuk terakhir kalinya kami berjalan jalan bersama sebagai seorang mahasiswa.

Menikmati memandangan dan matahari pagi di atas bukit telah selesai. Kami turun dan bersiap untuk kembali ke Banjar.
Perjalan turun ini adalah moment yang paling di tunggu dan moment sedih karna artinya kegiatan kami akan segera berakhir.

Perjalanan menuju kaki bukit ini sangat menyenangkan, bercanda itu sudah pasti dan tertawa terbahak bahak itu juga pasti terjadi. Lagi sangat menyenangkan haha

Di kaki bukit kami harus menunggu jemputan menuju camp registrasi. Sambil menunggu jemputan. Aku, aay dan Bayu menyantap indomie goreng sambil mencuci kaki di aliran sungai kecil yang bersih. Sangat memorable

Jemputan odong odong modifikasi telah tiba, kami kembali ke camp regist dengan gembira.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

accentus

Pantai Terniat

Bukan Bukit Lakke tedong