MEMORIES WITH MINER






 [19:07, 26/09/2021] Lusia Indah P: Disinilah masa hidup yang penuh dengan cerita dan kenangan-kenangan yang menginspirasi. Aku begitu beruntung mendapatkan sahabat seperti kalian. Ingat dimana kita tertawa, bercanda, bercerita, saling nasehat menasehati, begadang ngerjain tugas, nangis, masak, joget, nyanyi, dihukum kating, dimaharin dosen, cari masalah sesama mahasiswa, dan kita yang saling mengerti satu sama lain walupun ada percekcokan kita selalu punya acara sendiri untuk menyelesaikannya. Persahabatan kita begitu unik, hadir dari suku dan daerah yang berbeda dari Timur sampai Barat Indonesia terkumpul menjadi satu di Kalimantan selatan. Semua dipaksa menggunakan Bahasa banjar diawal perkuliahan, ada yang plonga plongo, ada banjar medok, ada banjar colab medan, ada yang jago Bahasa banjar kasar haha:) tapi pada akhirnya semua bisa Bahasa banjar dengan lancar.  Terimakasih telah mengajari ku bercanda dengan begitu kasar dark jokes ngakak kalian tidak akan pernah hilang dari ingatan.  Terimakasih karena kalian aku menjadi lebih percaya diri dan mampu bersyukur atas apa yang aku punya. 

Tiba saatnya kita harus melepaskan kebiasaan ini, semua mulai memilih jalan hidup masing-masing. Semangat untuk kalian yang mencari kerja, melanjutkan kuliah, pulang kampung, melanjutkan perantauan, menjalanakan usaha/warisan orang tua, atau mungkin lanjut nikah hehe:) semoga selalu sehat. Aku masih ada dengan nomor WhatsApp yang sama untuk menerima info loker dari kalian :) 

Perpisahan di buat untuk menjadikan pertemuan begitu indah. Sejauh apapun perpisahan, sesibuk apapun kita nanti dan meski langkah kita berbeda waktu tidak akan mampu memisahkan gelar “Sahabat” diantara kita. 

Love Miners18

#Jiwa Korsa Satu Abadi#TAMPOL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

accentus

Pantai Terniat

Bukan Bukit Lakke tedong